Lompat ke isi utama

Asiklovir

Asiklovir

Digunakan untuk mengobati infeksi yang disebabkan oleh jenis virus tertentu. Misalnya virus herpes simpleks, herpes zoster dan cacar air. Obat ini juga digunakan untuk mengobati wabah herpes genital. Pada orang yang sering menderitanya, asiklovir digunakan untuk membantu mengurangi angka infeksi berulang.

Asiklovir mengurangi keparahan dan lamanya wabah ini. Ini membantu luka sembuh lebih cepat, mencegah terbentuknya luka baru, dan mengurangi rasa sakit / gatal. Obat ini juga dapat membantu mengurangi rasa sakit yang menetap setelah luka akibat infeksi virus sembuh. Selain itu, pada orang dengan sistem kekebalan yang lemah, asiklovir dapat menurunkan risiko penyebaran virus ke bagian tubuh lain dan menyebabkan infeksi serius.

Cara menggunakan Asiklovir

Konsumsi obat 2-5 kali sehari. Sesudah mengonsumsi obat, disarakan banyak minum kecuali jika dokter Anda mengarahkan Anda sebaliknya.

Jika Anda menggunakan bentuk cair dari obat ini, kocok botolnya dengan baik sebelum setiap dosis. Ukur dosisnya dengan hati-hati menggunakan alat pengukur / sendok khusus. Jangan gunakan sendok rumah tangga karena Anda mungkin tidak mendapatkan dosis yang tepat.

Obat ini bekerja paling baik jika dimulai pada tanda pertama wabah. Jika sudah terlambat, efektivitasnya akan berkurang. Dosis ditentukan berdasarkan kondisi medis Anda dan respons terhadap pengobatan. Pada anak-anak, dosis juga ditentukan berdasarkan berat badan.

Obat ini bekerja paling baik bila jumlah obat dalam tubuh Anda dijaga pada tingkat yang konstan. Karena itu, minum obat ini dengan interval yang sama. Untuk membantu Anda mengingat, minumlah pada waktu yang sama setiap hari.

Terus minum obat ini sampai jumlah yang diresepkan habis. Jangan mengubah dosis Anda, melewatkan dosis apa pun, atau menghentikan pengobatan ini lebih awal tanpa persetujuan dokter Anda.

 

Efek samping

Dapat terjadi mual, diare, sakit kepala, atau muntah. Jika salah satu dari efek ini bertahan atau memburuk, beri tahu dokter atau apoteker Anda segera. Ingatlah bahwa dokter Anda telah meresepkan obat ini karena dia menilai bahwa manfaatnya bagi Anda lebih besar daripada risiko efek samping. Banyak orang yang menggunakan obat ini tidak memiliki efek samping yang serius.

Beri tahu dokter Anda segera jika salah satu dari efek samping yang tidak biasa tetapi serius ini terjadi: pusing, mengantuk, tanda-tanda masalah ginjal (seperti perubahan jumlah urin, nyeri punggung / samping yang tidak biasa), perubahan mental / suasana hati (seperti agitasi , kebingungan, halusinasi), gerakan gemetar / tidak stabil, kesulitan berbicara.

 

Obat ini jarang menyebabkan kelainan yang mengancam jiwa yang mempengaruhi sel darah, ginjal, dan bagian tubuh lainnya. Gangguan ini lebih mungkin terjadi jika Anda memiliki kondisi yang berkaitan dengan sistem kekebalan yang lemah (seperti penyakit HIV, transplantasi sumsum tulang, transplantasi ginjal). Segera cari pertolongan medis jika salah satu dari efek samping yang jarang namun serius ini terjadi: kelelahan ekstrim, detak jantung lambat / cepat / tidak teratur, mudah memar / berdarah, demam baru, urin berdarah / gelap, sakit perut / perut yang parah, mata / kulit menguning, tiba-tiba perubahan penglihatan, kehilangan kesadaran, kejang.

Reaksi alergi yang sangat serius terhadap obat ini jarang terjadi. Namun, segera dapatkan pertolongan medis jika Anda melihat gejala reaksi alergi yang serius, termasuk: ruam, gatal / bengkak (terutama pada wajah / lidah / tenggorokan), pusing parah, kesulitan bernapas.

Banner Ajakan Ayo Pakai Masker

Petunjuk Pemakaian

  • Baca kandungan, aturan, dan petunjuk penggunaan obat sebelum meminumnya.
  • Selalu diskusikan dengan dokter mengenai alergi yang Anda miliki, sebelum mulai mengonsumsi obat apa pun.
  • Selalu diskusikan dengan dokter mengenai obat-obatan yang sedang Anda konsumsi, sebelum mulai mengonsumsi obat baru.
  • Selalu diskusikan dengan dokter mengenai riwayat kesehatan Anda, sebelum mulai mengonsumsi obat baru.
  • Jangan mengonsumsi suatu obat jika alergi terhadap obat tersebut atau sejenisnya, sebelum membicarakannya dengan dokter.
  • Konsultasikan dengan dokter jika ragu mengenai pemakaian obat.
  • Jauhkan obat dari jangkauan anak-anak.
  • Hindarkan obat dari paparan panas maupun sinar matahari secara langsung.
  • Simpan obat di tempat yang sejuk dan kering.
  • Perhatikan tanggal kedaluwarsa obat, dan buang obat jika telah melewati tanggal kedaluwarsa.
  • Jika sakit berlanjut, segera hubungi dokter.